Friday, 10 October 2014

" I will let you go "

Time by time, day by day........
Akhirnya akupun akan melalui semuanya, dihari aku akan melepaskan kamu .
melepaskan seluruhnya perasaan ini .

Oke, sebenernya kacau banget siih kalau kita dah terlanjur bohong sama orang yang dah menaruh kepecayaan penuh sama kita. apalagi orangnya sampek tau kalau kita dah bohongin dia, haaiissh rasanya meskipun nangis sampek berdarah-darahpun ga bakalan cukup buat menyesalinya.

Gatau apa juga yang ada dipikiranku, well mungkin kalian nyebut aku jahat but I'm not that bad, trust me ! I just, in Love.........

Hanya mungkin aku jatuh cinta disaat yang gak tepat, aku ga bilang salah ataupun benar hanya gak tepat. Ga ada yang salah untuk cinta menurutku, tapi ga ada yang benar juga saat kita menduakannya. Yap, aku hanya jatuh cinta hanya saja ini orang kedua. aku mengira aku sudah tak bisa lagi jatuh cinta pada yang lain tapi kali ini aku akui ini berbeda, dia memberku kebahagiaan melalui kesederhanaannya. mungkin bisa saja aku memilihnya dan meninggalkan dia yang sebelumnya, tapi aku tak setega dan sejahat itu.

Hatiku ini tinggal setengah, setengah ada padanya setengah di aku, tapi sekarang keduanya telah mengambilnya. Do you know what I feel actually ? Hampa. aku hanya lelah menjaga perasaan  mereka berdua. Gak tau musti gimana, akhirnya aku biarin aja smua mengalir. Tapi semakin aku biarkan mengalir aku smakin keliru aku smakin buntu aku semakin terjebak dengan perasaanku sendiri. Sebel, marah, Sakit, pengen teriak, andai aja kita bisa akrab 4th lebih dulu mungkin aku bisa milih kamu. Tapi buat apa aku menyesali soal pertemuan kita, mungkin aja ini udah jalan Allah untuk mengatur petemuan kita. samapai saat ini mungkin aku belum resmi menjadi milik siapa-siapa dan aku berhak untuk memilih siapa saja yang akan menemaniku untuk hidupku selanjutnya, but it's not that easy ! Apalagi kalo kita dah punya satu komitmen dan impian impian masa depan dengan orang sebelumnya, masa tega kita hancurin gitu aja.

Dari sini aku mulai bohong, jujur aku masih susah ngelepas dia. Ngelepas ?? bahkan aku belum memilikinya. Maka dari itu sejenak saja aku ingin ngerasa aku memilikinya dan kemudian melepaskannya perlahan. Aku tau ada seseorang disisi yang lain yang selalu menungguku, aku mohon hanya bersabarlah untukku aku hanya akan menyelesaikan perasaanku dengannya dan kembali padamu, aku sadar kaupun tersakiti karna aku tapi dia juga tersakiti karena aku. Sejenak saja aku ingin memeluknya, menemani harinya hanya untuk sesaat dan kemudian membiarkannya dan smua kenangannya berlalu. Mungkin aku sedikit egois tapi biarlah untuk kali ini saja.

Kita ga akan pernah tau apa yang direncanakan cinta, tapi aku sendiripun aku menguatkan hatiku untuk melepasmu pada saatnya nanti. Aku tidak akan meninggalkanmu sepenuhnya,tidak. Aku akan tetap disisimu sebagai sahabatmu, mungkin sedikit susah bahkan mungkin sangat susah merubah perasaan dari cinta menjadi sahabat, tapi jika itu memang cara terbaik untuk tetap berada disisimu aku akan berusaha menjadi sahabatmu tidak kurang dan tidak lebih. Biarlah kusimpan sendiri semua perasaanku tentangmu hingga tak akan ada orang yang tau. Dan aku akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu, karena mendoakanmu adalah cara terbaikku untuk mencintaimu secara rahasia.

So please, be brave, be strong, always do the best in your life because I love you deep inside.


Wednesday, 1 October 2014

Anonymous

Aku selalu sedih dengerin nih lagu, entah salah apa lagu karangan Matthew Bellamy ini tiap aku dengerin aku selalu pengen nangis. Selain lagunya yang emang mellow mungkin cerita dari ni lagu sama kayak cerita yang aku alamin.

You could be the one who listens
To my deepest inquisitions
You could be the one I'll always love
I'll be there as soon as I can
But Im busy mending broken pieces of the life I had before

Well, Tuhan memang selalu punya cara menghadirkan cinta, tanpa kita tahu kapan dimana dan siapa. Tak ada yang salah untuk cinta tapi terkadang waktu yang tidak tepat.
Aku percaya Tuhan selalu punya rencana atas siapa saja yg Ia pertemukan dalam kehidupanku.
Namun aku tak pernah mengerti kenapa Tuhan mempertemukan ku dengannya saat ini, perkenalan yang lebih dekat dari sebelumnya. Perkenalan yang membawaku kedalam suatu perasaan yang aku kenal dengan cinta. Untuk pertama kalinya aku jatuh cinta di saat aku telah mempunyai orang lain yang aku sayang selama 4 tahun ini. Untuk pertama kalinya aku menemukan sesuatu yang selama ini tak pernah aku temukan dalam diri seseorang yang aku sayang selama 4 tahun,selama ini aku hanya berusaha menerima kekurangan yang dimiliki kekasihku dan awalnya itu semua baik baik saja bahkan aku bisa bahagia bersamanya. Sampai akhirnya Tuhan mempertemukanku dengannya, dia adalah unintended yang selama ini tak pernah aku harapkan hadir, tak pernah sedikitpun aku bayangkan ada dihidupku tapi justru dia telah membawa cerita berbeda dihidupku saat ini.
Dia hadir dengan membawa begitu bnyak luka diperjalanan hidupnya, entah hatikupun ikut tersayat karna lukanya. Aku hanya mencoba mengulurkan tangan berharap bsa menjadi sahabat yg menemani,memberi semangat untuk hidupnya. Aku bahagia hanya dengan mendengar tawanya melepaskan semua beban hidupnya, aku rela terjaga sepanjang malam untuk mendengarkan kisah hidupnya, kita berbagi cerita, entah berapa banyak malam yang aku habiskan untuk sekedar berbagi cerita dengannya yang sejenak membuatku lupa bahwa selalu ada seseorang yang menantiku disisi yang lain.
Entahlah kesenangan ini tak pernah aku dapat sebelumnya, sederhana tapi itulah yang aku inginkan dan aku bahagia.
Baginya aku adalah sumber kehidupan lain yang membawanya lebih baik, lebih berani, tertawa lepas, menceritakan semuanya yg slama ini slalu ia simpan sendiri.
Bagiku sendiri dialah yang aku cari slama ini didalam diri kekasihku tapi aku tak pernah menemukannya, sederhana tapi membuatku bahagia. Bukan berarti kekasihku adalah org yg membosankan, tidak. Dia menyenangkan menyayangiku sepenuh hatinya, selalu menjaga hatinya hanya untukku dan tak pernah berdusta meskipun kita terpisahkan oleh jarak.
Tapi entahlah apa sebenarnya rencana Tuhan mentakdirkanku bertemu dengannya. Hingga saat ini aku terjebak dengan perasaanku. Aku mencoba berpikir waras tapi hatiku tak bisa berbohong aku menyayanginya sama halnya aku menyayangi kekasihku. Dia mengharapkanku menjadi miliknya tapi aku sadar tak semudah itu aku bisa melepaskan kekasihku. Aku ingin kembali ke kekasihku tapi hatikupun sakit saat aku harus meninggalkannya sendiri. Aku sadar aku tak bisa miliki keduanya, aku tak bisa menahannya tetap disampingku tanpa ada satu kepastian dariku.
Hingga akhirnya aku harus membuat keputusan sebelum semuanya terlambat, semakin jauh dan semakin sakit. Dengan rasa bersalah aku memilih disisi kekasihku, dengan rasa sayang yang akan selalu aku simpan aku harus meninggalkannya, dengan rasa sakit yang teramat aku melepaskannya. Aku yakin dia akan merasakan hal yang sama denganku mungkin semakin menambah luka baru dihidupnya tapi sungguh jangan pernah maafkan aku, temukanlah yg lebih baik dariku. Kemanapun kau pergi aku akan tetap disampingmu. Aku akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu dan kebahagiaan dihidupmu, mungkin hanya dengan cara itu aku bisa memelukmu dari jauh.
Biarlah aku harus sedih karna menyayangimu, biarlah aku sakit karena merindukanmu,biarlah selalu ada air mata saat mengenangmu aku akan melalui semuanya.

You could be the one who listens
To my deepest inquisitions
You could be the one I'll always love
I'll be there as soon as I can
But Im busy mending broken pieces of the life I had before

Hingga saat ini hatikupun masih teramat berat, suaraku tertahan ditenggorokan, air matakupun berbinar saat aku, mengenangmu.

Itulah kehidupan, terkadang harus kejam namun mengajarkan kita akan banyak hal. Percayalah Allah mempertemukan untuk satu alasan, entah untuk belajar atau mengajarkan, entah hanya sesaat atau selamanya, entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya, akan tetapi tetaplah menjadi yang terbaik diwaktu tersebut lakukan dengan tulus. Meski tidak menjadi seperti yang diinginkan. Tidak ada yang sia-sia karena Allah yang mempertemukan.