Aku selalu sedih dengerin nih lagu, entah salah apa lagu karangan Matthew Bellamy ini tiap aku dengerin aku selalu pengen nangis. Selain lagunya yang emang mellow mungkin cerita dari ni lagu sama kayak cerita yang aku alamin.
You could be the one who listens
To my deepest inquisitions
You could be the one I'll always love
I'll be there as soon as I can
But Im busy mending broken pieces of the life I had before
Well, Tuhan memang selalu punya cara menghadirkan cinta, tanpa kita tahu kapan dimana dan siapa. Tak ada yang salah untuk cinta tapi terkadang waktu yang tidak tepat.
Aku percaya Tuhan selalu punya rencana atas siapa saja yg Ia pertemukan dalam kehidupanku.
Namun aku tak pernah mengerti kenapa Tuhan mempertemukan ku dengannya saat ini, perkenalan yang lebih dekat dari sebelumnya. Perkenalan yang membawaku kedalam suatu perasaan yang aku kenal dengan cinta. Untuk pertama kalinya aku jatuh cinta di saat aku telah mempunyai orang lain yang aku sayang selama 4 tahun ini. Untuk pertama kalinya aku menemukan sesuatu yang selama ini tak pernah aku temukan dalam diri seseorang yang aku sayang selama 4 tahun,selama ini aku hanya berusaha menerima kekurangan yang dimiliki kekasihku dan awalnya itu semua baik baik saja bahkan aku bisa bahagia bersamanya. Sampai akhirnya Tuhan mempertemukanku dengannya, dia adalah unintended yang selama ini tak pernah aku harapkan hadir, tak pernah sedikitpun aku bayangkan ada dihidupku tapi justru dia telah membawa cerita berbeda dihidupku saat ini.
Dia hadir dengan membawa begitu bnyak luka diperjalanan hidupnya, entah hatikupun ikut tersayat karna lukanya. Aku hanya mencoba mengulurkan tangan berharap bsa menjadi sahabat yg menemani,memberi semangat untuk hidupnya. Aku bahagia hanya dengan mendengar tawanya melepaskan semua beban hidupnya, aku rela terjaga sepanjang malam untuk mendengarkan kisah hidupnya, kita berbagi cerita, entah berapa banyak malam yang aku habiskan untuk sekedar berbagi cerita dengannya yang sejenak membuatku lupa bahwa selalu ada seseorang yang menantiku disisi yang lain.
Entahlah kesenangan ini tak pernah aku dapat sebelumnya, sederhana tapi itulah yang aku inginkan dan aku bahagia.
Baginya aku adalah sumber kehidupan lain yang membawanya lebih baik, lebih berani, tertawa lepas, menceritakan semuanya yg slama ini slalu ia simpan sendiri.
Bagiku sendiri dialah yang aku cari slama ini didalam diri kekasihku tapi aku tak pernah menemukannya, sederhana tapi membuatku bahagia. Bukan berarti kekasihku adalah org yg membosankan, tidak. Dia menyenangkan menyayangiku sepenuh hatinya, selalu menjaga hatinya hanya untukku dan tak pernah berdusta meskipun kita terpisahkan oleh jarak.
Tapi entahlah apa sebenarnya rencana Tuhan mentakdirkanku bertemu dengannya. Hingga saat ini aku terjebak dengan perasaanku. Aku mencoba berpikir waras tapi hatiku tak bisa berbohong aku menyayanginya sama halnya aku menyayangi kekasihku. Dia mengharapkanku menjadi miliknya tapi aku sadar tak semudah itu aku bisa melepaskan kekasihku. Aku ingin kembali ke kekasihku tapi hatikupun sakit saat aku harus meninggalkannya sendiri. Aku sadar aku tak bisa miliki keduanya, aku tak bisa menahannya tetap disampingku tanpa ada satu kepastian dariku.
Hingga akhirnya aku harus membuat keputusan sebelum semuanya terlambat, semakin jauh dan semakin sakit. Dengan rasa bersalah aku memilih disisi kekasihku, dengan rasa sayang yang akan selalu aku simpan aku harus meninggalkannya, dengan rasa sakit yang teramat aku melepaskannya. Aku yakin dia akan merasakan hal yang sama denganku mungkin semakin menambah luka baru dihidupnya tapi sungguh jangan pernah maafkan aku, temukanlah yg lebih baik dariku. Kemanapun kau pergi aku akan tetap disampingmu. Aku akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu dan kebahagiaan dihidupmu, mungkin hanya dengan cara itu aku bisa memelukmu dari jauh.
Biarlah aku harus sedih karna menyayangimu, biarlah aku sakit karena merindukanmu,biarlah selalu ada air mata saat mengenangmu aku akan melalui semuanya.
You could be the one who listens
To my deepest inquisitions
You could be the one I'll always love
I'll be there as soon as I can
But Im busy mending broken pieces of the life I had before
Hingga saat ini hatikupun masih teramat berat, suaraku tertahan ditenggorokan, air matakupun berbinar saat aku, mengenangmu.
Itulah kehidupan, terkadang harus kejam namun mengajarkan kita akan banyak hal. Percayalah Allah mempertemukan untuk satu alasan, entah untuk belajar atau mengajarkan, entah hanya sesaat atau selamanya, entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya, akan tetapi tetaplah menjadi yang terbaik diwaktu tersebut lakukan dengan tulus. Meski tidak menjadi seperti yang diinginkan. Tidak ada yang sia-sia karena Allah yang mempertemukan.
No comments:
Post a Comment